Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label karier dirintis sejak kuliah

Pascasarjana dan Ancaman Pengangguran

Oleh : Hasanudin Abdurakhman   20 Juli 2018  Beberapa orang dengan gelar S2 pernah mengeluh pada saya, sulit dapat kerja. Saya tanya, kenapa dulu ambil S2? Mereka memperpanjang studi dengan harapan gelar S2 akan mempermudah jalan mencari kerja. Salah! Sebagian besar lowongan kerja yang dibuka perusahaan, ditujukan untuk lulusan S1 atau D3. Kalau Anda tidak dapat pekerjaan, itu bukan karena gelar Anda kurang tinggi. Semata karena Anda tidak punya kompetensi. Ingat, perusahaan merekrut orang karena kompetensinya, bukan karena gelarnya. Momen Membanggakan . Upacara wisuda merupakan ritus sakral yang dinantikan oleh setiap mahasiswa. Pada momen yang sama akan juga menerbitkan pertanyaan bagi diri mereka : lalu apa sesudah ini ? Apabila mereka memilih untuk melanjutkan kuliahnya pada tingkat pascasarjana, tahukah mereka adanya jebakan telah menanti mereka ? Foto upacara wisuda di Universitas Indonesia. Kredit foto : Okezone. Saya sering ke kampus, men...

Dahsyat ! : Lowongan Yang Ada 500, Pelamarnya 100.000 !

Oleh : Bambang Haryanto Kolom “Pojok” Kompas (23/1/2007) menyentil berita seputar lowongan pekerjaan suatu stasiun televisi swasta yang terbuka untuk 500 posisi, tetapi yang melamar 100.000 pelamar. Itulah realitas Indonesia saat ini, betapa pekerjaan semakin sulit diperoleh. Tetapi di sisi lain, fenomena tersebut juga menunjukkan sisi gelap para pencari kerja kita dalam melakukan berburu pekerjaan. Apakah semua mereka itu benar-benar berminat bekerja di industri televisi ? Saya yakin, sebagian besar hanya ikut-ikutan. Efek ikut-ikutan itu membuat mereka hanya mampu mengerubungi lowongan pekerjaan yang informasinya terbuka untuk publik. Mereka  sengaja menerjunkan diri dalam persaingan yang seperti fenomena di atas, bisa dibilang tidak masuk akal dan berimbas yang merugikan diri mereka sendiri. Kalau mereka ingin terjun ke dunia televisi, sebaiknya dirintis sejak kuliah. Misalnya dengan magang di stasiun televisi bersangkutan. Tidak berhenti mencari dan belajar tenta...